File dapat di unduh di sini
Minggu, 24 Oktober 2010
Kamis, 21 Oktober 2010
e-DDC (electronic-Dewey Decimal Classification)
Sumber E-DDC
E-DDC juga bisa di unduh di sini
Setelah berkontlemplasi sampai-sampai kurang tidur dan lupa makan selama lebih dari 3 bulan (hehehe...) Alhamdulillah, software e-DDC ini akhirnya dapat saya rampungkan. Pada intinya software ini adalah untuk membantu pustakawan atau petugas perpustakaan untuk menentukan nomor klasifikasi secara lebih mudah dari pada menggunakan sistem yang manual (memakai buku pedoman klasifikasi DDC yang versi aslinya tebalnya minta ampun itu). Pada mulanya saya akan menggunakan bahasa pemrograman PHP atau Java untuk membuatnya, tapi belakangan saya memilih HTML compiler dengan pertimbangan bahwa HTML compiler lebih ringan dan fleksibel digunakan bahkan di komputer sekelas Pentium II sekalipun.
Software ini - tentu saja free alias gratissss... Bisa Anda download di link ini yang tersedia di bagian akhir tulisan ini. Software ini mudah instlasainya. Cara instalasi dapat ditemukan pada file "BACA DULU!!!" dalam folder e-DDC hasil download. Tetapi apabila Anda ingin langsung menginstal, ya boleh-boleh saja. Asal tidak lupa memasukkan password instalasinya. By the way, apa passwordnya? Ya di file "BACA DULU!!!" itu tadi, hehehe... Setelah instalasi, juga terdapat cara untuk mengubah icon e-DDC agar tampilannya lebih menarik. Content/isi e-DDC meliputi semua nomor klasifikasi DDC mulai kelas 000 - 999 beserta tabel-tabel pembantu. Dari pada penasaran, lebih baik segera download dan dipraktekkan sendiri....hehehe...
Berikut ini adalah tampilan home e-DDC:
Software ini - tentu saja free alias gratissss... Bisa Anda download di link ini yang tersedia di bagian akhir tulisan ini. Software ini mudah instlasainya. Cara instalasi dapat ditemukan pada file "BACA DULU!!!" dalam folder e-DDC hasil download. Tetapi apabila Anda ingin langsung menginstal, ya boleh-boleh saja. Asal tidak lupa memasukkan password instalasinya. By the way, apa passwordnya? Ya di file "BACA DULU!!!" itu tadi, hehehe... Setelah instalasi, juga terdapat cara untuk mengubah icon e-DDC agar tampilannya lebih menarik. Content/isi e-DDC meliputi semua nomor klasifikasi DDC mulai kelas 000 - 999 beserta tabel-tabel pembantu. Dari pada penasaran, lebih baik segera download dan dipraktekkan sendiri....hehehe...
Berikut ini adalah tampilan home e-DDC:
Fasilitas dalam e-DDC tersebut adalah searching yang mudah dan link-link yang disediakan untuk penelusuran lebih lanjut.
Klik link ini untuk mendownload:
1. Zip: http://www.4shared.com/file/mzHMy3AY/e-DDC.html.
2. Rar: http://www.4shared.com/file/Rn0PwO7b/e-DDC.html.
(Keterangan: bagi yang lebih suka mendownload file .zip klik nomor 1, atau kalau suka file .rar silakan klik nomor 2. Isinya sama saja)
Apabila e-DDC sudah terinstal, akan tampak menu default sebagaimana ilustrasi di atas. Seperti pada umumnya halaman web (yang menggunakan format HTML, pen.), maka pada e-DDC akan banyak ditemui link-link/tautan yang menghubungkan antar halaman web dalam software e-DDC tersebut, dengan tujuan untuk memudahkan penggunaan. Cukup klik sana-sini menggunakan mouse, maka dapat menuju halaman mana yang sesuai dengan topik atau bahasan yang Anda inginkan.
Ilustrasi penggunaan menu search/Pencarian e-DDC adalah sebagai berikut:
Hasil pencarian akan muncul dalam hightlight warna biru. Ada kalanya akan muncul beberapa hightlight. cari saja yang paling sesuai dengan yang dibutuhkan. Asyik kan? Dari pada terus-terusan membuka-buka buku Sistem Klasifikasi DDC kalau lagi mengerjakan tugas klasifikasi, mending pakai e-DDC...
Klik link ini untuk mendownload:
1. Zip: http://www.4shared.com/file/mzHMy3AY/e-DDC.html.
2. Rar: http://www.4shared.com/file/Rn0PwO7b/e-DDC.html.
(Keterangan: bagi yang lebih suka mendownload file .zip klik nomor 1, atau kalau suka file .rar silakan klik nomor 2. Isinya sama saja)
Apabila e-DDC sudah terinstal, akan tampak menu default sebagaimana ilustrasi di atas. Seperti pada umumnya halaman web (yang menggunakan format HTML, pen.), maka pada e-DDC akan banyak ditemui link-link/tautan yang menghubungkan antar halaman web dalam software e-DDC tersebut, dengan tujuan untuk memudahkan penggunaan. Cukup klik sana-sini menggunakan mouse, maka dapat menuju halaman mana yang sesuai dengan topik atau bahasan yang Anda inginkan.
Ilustrasi penggunaan menu search/Pencarian e-DDC adalah sebagai berikut:
Hasil pencarian akan muncul dalam hightlight warna biru. Ada kalanya akan muncul beberapa hightlight. cari saja yang paling sesuai dengan yang dibutuhkan. Asyik kan? Dari pada terus-terusan membuka-buka buku Sistem Klasifikasi DDC kalau lagi mengerjakan tugas klasifikasi, mending pakai e-DDC...
Sedangkan ini adalah menu Content yang memuat semua nomor klasifikasi DDC dari 000 - 999 beserta tabel-tabel yang dibutuhkan.

Menu Content e-DDC Insya Allah cukup lengkap. Namun kalau ada nomor yang terlewat, tolong kasih tahu saya melalui kolom komentar di bawah ini. Begitu pula kalau ada masukan atau saran-saran lainnya.
Senin, 18 Oktober 2010
Degex, linux distribution with LIS apps
Sumber Open-Lib
Pada artikel terdahulu saya pernah berjanji (kepada diri sendiri) untuk melanjutkan proyek puppylib dengan menyertakan free/libre and opensource software (floss) lebih banyak dan lebih mutakhir di bidang perpustakaan dan informasi. Tetapi karena satu dan lain hal akhirnya diputuskan untuk membuat proyek baru yang serupa tapi tak sama. Puppylib sendiri merupakan distro linux dengan beberapa aplikasi perpustakaan hasil remastering dari Puppylinux 4.20. Saat tulisan ini dibuat Puppylinux sudah mencapai release 5 (codename lupu alias “lucid puppy” karena dibangun menggunakan paket binari Ubuntu 10.04 (Lucid lynx))
Jadilah saya memulai proyek baru dengan pindah ke basis Ubuntu, distribusi linux yang memang dipakai sehari-hari di kantor. Hal lain juga karena ubuntu adalah distro besar dalam arti dukungan korporat dan komunitasnya sehingga tidak kesulitan menemukan jawaban apabila ada masalah. Adapun demikian saya tetap merekomendasikan Puppylinux untuk komputer lama karena tidak membutuhkan resource yang tinggi. Puppy juga cocok untuk live-cd internet cafe atau belajar remastering linux karena sudah tersedia utility remastering.
Degex, linux distribution with LIS apps
What’s in a name?
Nama “degex” dipilih karena distro ini didedikasikan untuk “dgek”. Sesederhana itu. Saya akan sangat bersyukur apabila degex bisa juga bermanfaat untuk orang lain, khususnya pustakawan atau mahasiswa jurusan ilmu perpustakaan dan informasi yang tertarik dengan berbagai macam software di bidang perpustakaan. Degex adalah remastering dari Ubuntu 10.04 LTS (lucid lynx) dengan ukuran 1.8GB. Untuk itu resiko yang ada adalah dibutuhkan resource/spesifikasi komputer yang cukup bagus. Di rekomendasikan minimal RAM 512 MB memory dan kartu grafis support 3D untuk menjalankan compiz.
What’s within?
Aplikasi yang ada di degex ini merupakan aplikasi yang saya pikir penting untuk diketahui dan dipelajari oleh seorang pustakawan atau mahasiswa jurusan ilmu perpustakaan dan informasi. Beberapa diantaranya merupakan aplikasi yang jarang digunakan bahkan didengar di sini, namun begitu populer di luar negeri seperti marcedit, mendeley atau bibexcel. Ada juga satu aplikasi sistem perpustakaan yang begitu terkenal sehingga banyak digunakan oleh khalayak pustakawan di Indonesia, yaitu Senayan Library Management System (SliMS). Bahkan hadirnya degex juga untuk mempromosikan SliMS ke dunia luar sebagai salah satu produk opensource kebanggaan anak bangsa. Pastinya anda akan mendengar alunan lagu “Indonesia Raya” ketika degex pertama kali beraksi
Tentu saja tidak semua software yang ada di degex dibutuhkan. Sebuah atau beberapa software membutuhkan software lainnya agar berfungsi secara optimal seperti bibexcel atau winisis dengan pajek untuk membuat mapping. Yang lain berupa aplikasi mandiri atau wujud sebagai extension atau plugins yang terintegrasi seperti openoffice dengan mendeley, zotero dan mediawiki.
Dan yang tidak kalah penting Degex merupakan distro linux dengan multimedia-ready yang bergaya Mac (thanks to cairo-dock). Ini artinya semua codec yang dibutuhkan untuk memainkan file multimedia telah terinstall dengan baik. Ayoo maaanngggg….
Di bawah ini, saya membuat menu berdasarkan 6 katerogi kategori aplikasi yang secara subjektif mewakili kebutuhan pustakawan :
- bibliometric and mapping
- data mining
- library system
- CDS/ISIS family: isis2xml, isismarc, winisis, xml2isis
- resourcespace (digital asset management)
- metadata tools
- mindmapping
- reference management
- thesaurus tools
Diluar pembagian kategori diatas, ada pengurangan dan penambahan aplikasi. Sebagai contoh Stardict (memuat oxford advanced learner’s dictionary, kamus besar bahasa indonesia, tesaurus bahasa indonesia dan beberapa bahasa asing), shutter, chmsee (chm reader), guake terminal, shotwell photo manager menggantikan f-spot, tesseractGUI (the best scanner software), drivel journal editor (blogging client), gwibber, liferea feed reader, fbreader (ebook reader), pdf editor, cheese, gpodder (podcasting tool), skype, pino, ekiga, gtk-recordmydesktoop, bleachbit, poedit (translations editor), Xaos (fractal zoomer), etc.
Saya sudah menginstall banyak plugins untuk firefox yang dirasa penting untuk dimiliki dan digunakan oleh pustakawan dalam kegiatan sehari-hari. Untuk menyebut beberapa diantaranya : zotero, SimilarWeb, mobile barcoder, QR code tag, screengrab, scribefire, fireftp, shareholic, twitterbar, web developer, server spy, dan masih banyak lagi yang lainnya. Menu bookmarks firefox dipenuhi oleh link blog para pustakawan yang menarik untuk disimak dan online tools yang sangat dibutuhkan.
Degex merupakan live-dvd linux karena ukurannya lumayan gemuk yaitu 1,8 GB. Harap maklum. Bagi pihak yang tertarik mencoba ikuti link download berikut ini. Bila ada yang berminat untuk copy secara offline dipersilakan menghubungi saya di nomor ini 081318024601 atau email di cyberariani@gmail.com. Untuk menghindari kesalahpahaman, perlu dikatakan disini bahwa degex adalah hasil remastering dari Ubuntu 10.04 yang memuat banyak aplikasi opensource dan freeware. Oleh karena itu degex juga produk free/libre and opensource sofware (floss) dan dibebaskan bagi siapapun untuk copy tanpa perlu biaya apapun. Yang perlu dipersiapkan hanyalah DVD kosong dan saya akan membakarnya untuk anda.
Terimakasih.
http://vlado.fmf.uni-lj.si/pub/networks/pajek/
|
http://vlado.fmf.uni-lj.si/pub/networks/pajek/
Url Download SLiMS Sementara
Bagi rekan-rekan yang ingin mendapatkan master SLiMS berikut dokumentasinya, dapat mengunduh di
atau di:
http://perpustakaan.kemdiknas.go.id/slims/
atau di:
SLiMS Stable 14 http://upload.ugm.ac.id/432senayan3-stable14-patch1.tar.gz
PSenayan 13 http://upload.ugm.ac.id/426psenayan-3.13.zip
Dokumentasi Stable 14 http://upload.ugm.ac.id/654s3-doc-id.pdf
Label:
Berita,
dokumentasi,
download,
katalog bersama,
katalog induk,
katalog terpadu,
opensource,
psenayan,
senayan,
seulanga,
slims,
stable14,
Tips,
union catalog
Minggu, 17 Oktober 2010
Ten Reason Why Choose SLiMS
Sumber Akind
Ten reason why library using Senayan Library Management Sistem for managing collection
Then what are you waiting !!!!
1. Slims is a Free and Open Sources Software
2. License under GNU/GPL
3. Background developers are librarians
4. Community support (facebook and yahoogroups)
5. Easy installation
6. Running on various operating systems
7. Support multimedia collections
8. Manual support
9. Easy upgrade
10. Web based
Then what are you waiting !!!!
Jumat, 15 Oktober 2010
Plugin Daftar Online
Pada awal saya buat sangat jadul, tapi berkat polesan Om Arie Nugraha, jadi lebih ramping.
Dengan cara online para anggota baru dapat mendaftarkan diri dan petugas tinggal mengaktifkan saja. Ketika mendaftar online, keanggotaan masih di disable.
Sayangnya plugin ini masih belum ada fitur upload foto dan pengamanan antispamnya.
Masukkan kedua file ini di /lib/contens/
Kemudian panggil dengan menggunakan /index.php?p=form
File dapat diunduh di sini
Belajar Onlinekan SLiMS di Free Web Hosting #1
Sumber dan Artikel lanjutan dapat dilihat di blog Pak Muhtarom
PENTING : Dalam artikel ini semua informasi username dan password akan saya tampilkan apa adanya. Demi kelancaran berbagi pengalaman ini, tolong jangan disalahgunakan. Sebab username dan password tersebut akan digunakan dalam beberapa artikel bersambung mengenai “GO SLiMS” (Gerakan Online-kan Senayan Library Management System).
Gunakan browser Mozilla Firefox demi kemudahan berselancar.
Jika di antara teman-teman hendak mencoba, mari kita membuat akun sendiri. Akun yang saya buat ini akan digunakan untuk keperluan belajar, berbagi melalui artikel yang saya sampaikan. Terimakasih atas pengertian dan kerjasamanya.
Saya belum apa-apa dan bukan siapa-siapa. Hanya seseorang yang ketika ada teman bertanya kepada saya, saya berusaha untuk menjawab sepengetahuan saya. Tanpa ambisi atau pamrih terhadap sesuatu.
MEMILIH DAN MENDAFTARKAN DIRI DI FREE WEB HOSTING.
Seiring dengan perkembangan SLiMS pada saat ini, saya memberanikan diri untuk menulis posting ini. Saya hanya akan berbagi pengalaman kepada teman-teman semua. Sebuah pengalaman yang saya dapatkan dari proses belajar, try & error untuk mengonlinekan Open Source Senayan Library Management System. Saya sadari bahwa apa yang akan saya sampaikan di sini masih banyak kekurangannya. Namun, semoga pengalaman ini bisa bermanfaat bagi kita. Tak perlu berpanjang kata, marilah kita mulai saja…
Untuk mengonlinekan SLiMS, maka kita membutuhkan sebuah server yang selalu terhubung dengan internet selama 24 jam/7 hari. Server tersebut bisa kita sediakan sendiri atau menyewa kepada perusahaan penyedia jasa layanan web host. Untuk keperluan tersebut, biaya yang harus dikeluarkan tentu tidak sedikit. Sedangkan anggaran yang tersedia sangat pas-pasan atau bahkan masih minim. Sebagai solusinya, ada puluhan web host dari luar negeri yang memberikan layanan gratis. Hal itu bisa kita gunakan sebagai sarana belajar.
Web host gratisan yang sudah saya coba di antaranya adalah http://www.20x.cc/, http://www.000space.com/, http://www.oni.cc/, http://www.byethost.com/ dan http://0adz.com/. Mereka memberikan juga alamat web (nama domain) gratis kepada kita sebagai sub domain mereka. Seperti kita di http://www.blogger.com/ atau http://www.wordpress.com/ alamat blog kita menjadi http://namablog.blogspot.com/ atau http://namablog.wordpress.com/. Sebagai contoh yang sudah ada yaitu http://www.sdsriharjo.20x.cc/perpust/.
Beberapa web host yang telah saya coba di atas, rata-rata memberikan fasilitas antara lain :
- 5 giga diskspace untuk penyimpanan data.
- Vista Panel untuk ruang admin pada server.
- 200 giga per bulan bandwidth data transfer.
- Akun POP email sehingga kita bisa memiliki alamat email sesuai dengan web kita, misalnya admin@sdsriharjo.20x.cc
- 50 MB MySQL database
- Automatic script installer untuk menginstall CMS seperti WordPress, Joomla, Mambo atau yang lain.
- Akun FTP sebagai alat untuk mengatur data yang kita miliki (upload, download, edit atau delete).
- phpMyAdmin bahasa pemrograman yang juga digunakan dalam SLiMS.
Jika beberapa alamat di atas masih kurang sreg, kita bisa menelusuri sebuah website yang menyediakan informasi tentang web host gratisan yaitu http://www.free-webhosts.com/. Di sana juga tersedia informasi tentang fasilitas apa saja yang diberikan penyedia layanan free web hosting kepada kita.
Setelah menemukan satu hosting yang dirasa pas, yang perlu kita lakukan adalah mendaftarkan diri kepada web hosting tersebut. Caranya sebagai berikut :
Hampir semua free web hosting, proses pendaftarannya sama. Sebagai contoh kita akan mencoba mendaftar di http://0adz.com/.
Isi kolom-kolom pada form pendaftaran seperti yang tampak pada gambar di bawah ini.
Demi kelancaran proses pendaftaran disarankan memakai alamat email kita dari gmail. Proses pendaftarannya lebih mudah.
Ikuti terus langkah-langkahnya seperti pada gambar.
Click Me To Continue
Masukkan captcha lalu klik register
Finish!
Setelah sampai pada gambar di atas, buka email kita untuk melakukan proses aktivasi.
Klik pada link yang tersedia.
Masukkan kode verifikasi catchpa.
Proses pendaftaran berakhir setelah muncul tampilan seperti pada gambar di bawah ini.
Informasi pada akun ini berguna untuk merubah file sysconfig.inc.php yang nantinya akan kita upload ke server.
Klik tulisan download untuk menyimpan data akun kita. Simpan baik-baik jangan sampai dibuka orang lain yang tidak berkompeten.
Mari kita coba masuk ke http://cpanel.0adz.com dengan akun yang kita miliki.
Login ke http://cpanel.0adz.com/
Tampilannya akan seperti ini.
Selesai. Kita telah berhasil memiliki akun di web hosting gratisan http://www.0adz.com.
Untuk bagian pertama ini kita rehat sejenak. Pada bagian kedua nanti kita akan mempersiapkan file senayan3-stable14 (seulanga) untuk diupload ke ftp.0adz.com melalui akun kita.
Demikian, segala kekurangan yang nampak adalah dari kebodohan saya. Selebihnya, semoga apa yang saya sampaikan bisa bermanfaat bagi teman-teman…. matur tengkyu….
Label:
gpl,
ils,
komunitas,
library automation,
migrasi,
Ngoprek Bareng,
oai-pmh,
opensource,
opensource handal,
senayan,
slims,
stocktake,
stok opname,
tips,
web service
Langganan:
Postingan (Atom)

